Senin, 15 Februari 2021

CPM

CPM (critical path method) adalah teknik menganalisis jaringan kegiatan/aktivitas ketika menjalankan proyek dalam rangka memprediksi durasi total

Manfaatnya apa ?

Memberikan tampilan grafis dari alur kegiatan sebuah proyek,

Memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek,

Menunjukkan alur kegiatan mana saja yang penting diperhatikan dalam menjaga jadwal penyelesaian proyek.

Sebelum membahas lebih lanjut, yuk pahami dulu istilah apa saja yang ada dalam cpm.

Istilah-istilah yang ada dalam CPM

E (earliest event occurence time ): Saat tercepat terjadinya suatu peristiwa.

L (Latest event occurence time): Saat paling lambat yang masih diperbolehkan bagi suatu peristiwa terjadi.

ES (earliest activity start time): Waktu Mulai paling awal suatu kegiatan. Bila waktu mulai dinyatakan dalam jam, maka waktu ini adalah jam paling awal kegiatan dimulai.

EF (earliest activity finish time): Waktu Selesai paling awal suatu kegiatan. EF suatu kegiatan terdahulu = ES kegiatan berikutnya.

LS (latest activity start time): Waktu paling lambat kegiatan boleh dimulai tanpa memperlambat proyek.

3 Asumsi Dasar dalam menghitung critical path method:

Proyek hanya memiliki satu initial event (start) dan satu terminal event (finish).

Saat tercepat terjadinya initial event adalah hari ke-nol.

Saat paling lambat terjadinya terminal event adalah LS = ES

Nah sebagai pemahaman awal cukup sampai disini dulu ya reader, yuk lanjut ke artikel selanjutnya.

 

“Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever.” — Mahatma Gandhi

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar