CPM (critical path method) adalah teknik menganalisis
jaringan kegiatan/aktivitas ketika menjalankan proyek dalam rangka memprediksi
durasi total
Manfaatnya apa ?
Memberikan
tampilan grafis dari alur kegiatan sebuah proyek,
Memprediksi
waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek,
Menunjukkan alur kegiatan mana saja yang penting diperhatikan dalam menjaga jadwal penyelesaian proyek.
Sebelum
membahas lebih lanjut, yuk pahami dulu istilah apa saja yang ada dalam cpm.
Istilah-istilah yang ada dalam CPM
E (earliest
event occurence time ): Saat tercepat terjadinya suatu peristiwa.
L (Latest event
occurence time): Saat paling lambat yang masih diperbolehkan bagi suatu
peristiwa terjadi.
ES (earliest
activity start time): Waktu Mulai paling awal suatu kegiatan. Bila waktu
mulai dinyatakan dalam jam, maka waktu ini adalah jam paling awal kegiatan
dimulai.
EF (earliest
activity finish time): Waktu Selesai paling awal suatu kegiatan. EF suatu
kegiatan terdahulu = ES kegiatan berikutnya.
LS (latest activity start time): Waktu paling lambat kegiatan boleh dimulai tanpa memperlambat proyek.
3 Asumsi Dasar dalam menghitung critical path method:
Proyek hanya memiliki satu initial event (start) dan
satu terminal event (finish).
Saat tercepat terjadinya initial event adalah hari
ke-nol.
Saat paling lambat terjadinya terminal event adalah LS = ES
Nah sebagai pemahaman awal cukup sampai disini dulu ya
reader, yuk lanjut ke artikel selanjutnya.
“Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to
live forever.” — Mahatma Gandhi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar