Senin, 15 Februari 2021

Tips Jitu memilih kontraktor yang baik

 

Memilih kontraktor sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang kalau Anda punya anggaran besar, susah kalau anggarannya terbatas. Karena bidang kerja kontraktor yang sangat teknis, pengguna jasa kontraktor terkadang tidak paham betul detail-detailnya, termasuk harga. Hal ini menjadi celah bagi kontraktor nakal untuk meraup keuntungan haram.

Lalu bagaimana tips memilih kontraktor yang baik ?

Sebarkan pencarian jasa kontraktor secara langsung maupun tidak langsung

mecari kontraktor bisa disampaikan secara terbuka melalui media massa atau tertutup. Secara spesifik, bisa kita lakukan dengan cara membuka lowongan di surat kabar atau terjun langsung ke lapangan Anda juga bisa mendatangi kantor kontraktor/proyek-proyek pembangunan untuk menemukan kontraktor yang akan kita ajak kerjasama.

Tukar Informasi

Ketika bertemu dengan kontraktor, kita bisa menyampaikan maksud bahwa kita sedang mencari kontraktor untuk mengerjakan proyek yang kita miliki.

Survey Lapangan

Adalah melakukan pengecekan bagaimana hasil kerja kontraktor tersebut. Pastikan bahwa proyek tersebut benar-benar dikerjakan oleh kontraktor yang bersangkutan. Kontraktor nakal ada yang mencoba mengklaim hasil karya orang lain sebagai portofolionya.

Membuka Tender

Agar adil dan lebih banyak pilihan, ada baiknya pengembangan membuka tender. Caranya, dengan memberikan gambar rancang bangun dan spesifikasi proyek secara detail kepada peserta tender. Ini menjadi dasar para peserta tender untuk membuat Rancangan Anggaran Bangunan (RAB) yang nantinya akan diajukan kepada developer. Sebagai catatan, rahasiakan anggaran pembangunan agar kontraktor dapat memberikan perhitungan yang objektif.

Mengumpulkan penawaran kontraktor

Dengan mengumpulkan penawaran kontraktor, Anda dapat menyeleksi kontraktor mana saja yang sesuai dengan anggaran pembangunan yang telah Anda rencanakan. Pengumpulan penawaran ini juga dikemas dalam prestasidari setiap tender atau kontraktor satu per satu. Namun, undangan presentasi ini haruslah terpisah, dengan tujuan peserta tender tidak saling bertemu.

Negosiasi

Setelah Anda membulatkan tekad dan menjatuhkan pilihan pada salah satu kontraktor. Saatnya bernegosiasi mengenai hal-hal yang lebih detail lagi. Tetapi, pada saat negosiasi, Anda juga harus melakukan perhitungan matang, agar kontraktor tidak melakukan pengurangan spesifikasi yang akan merugikan Anda pada akhirnya.

Atur Kontrak

Buatlah kontrak setelah kesepakatan akhir tercapai. Sekali lagi, antara hak dan kewajiban masing-masing pihak harus detail dan jelas. Detail surat perjanjian juga jangan sampai salah, seperti tanggal dan objek. Jangan lupa untuk sertakan cara penyelesaian masalah jika suatu saat nanti terjadi kemungkinan terburuk.

Semoga bermanfaat !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar