Memilih
kontraktor sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang kalau Anda punya anggaran
besar, susah kalau anggarannya terbatas. Karena bidang kerja kontraktor yang
sangat teknis, pengguna jasa kontraktor terkadang tidak paham betul
detail-detailnya, termasuk harga. Hal ini menjadi celah bagi kontraktor nakal
untuk meraup keuntungan haram.
Lalu
bagaimana tips memilih kontraktor yang baik ?
Sebarkan pencarian jasa kontraktor secara
langsung maupun tidak langsung
mecari kontraktor bisa disampaikan
secara terbuka melalui media massa atau tertutup. Secara spesifik, bisa kita
lakukan dengan cara membuka lowongan di surat kabar atau terjun langsung ke
lapangan Anda juga bisa mendatangi kantor kontraktor/proyek-proyek pembangunan
untuk menemukan kontraktor yang akan kita ajak kerjasama.
Tukar Informasi
Ketika bertemu dengan kontraktor, kita
bisa menyampaikan maksud bahwa kita sedang mencari kontraktor untuk mengerjakan
proyek yang kita miliki.
Survey Lapangan
Adalah melakukan pengecekan bagaimana
hasil kerja kontraktor tersebut. Pastikan bahwa proyek tersebut benar-benar
dikerjakan oleh kontraktor yang bersangkutan. Kontraktor nakal ada yang mencoba
mengklaim hasil karya orang lain sebagai portofolionya.
Membuka Tender
Agar adil dan lebih banyak pilihan,
ada baiknya pengembangan membuka tender. Caranya, dengan memberikan gambar
rancang bangun dan spesifikasi proyek secara detail kepada peserta tender. Ini
menjadi dasar para peserta tender untuk membuat Rancangan Anggaran Bangunan
(RAB) yang nantinya akan diajukan kepada developer. Sebagai catatan, rahasiakan
anggaran pembangunan agar kontraktor dapat memberikan perhitungan yang
objektif.
Mengumpulkan penawaran kontraktor
Dengan mengumpulkan penawaran
kontraktor, Anda dapat menyeleksi kontraktor mana saja yang sesuai dengan
anggaran pembangunan yang telah Anda rencanakan. Pengumpulan penawaran ini juga
dikemas dalam prestasidari setiap tender atau kontraktor satu per satu. Namun,
undangan presentasi ini haruslah terpisah, dengan tujuan peserta tender tidak
saling bertemu.
Negosiasi
Setelah Anda membulatkan tekad dan
menjatuhkan pilihan pada salah satu kontraktor. Saatnya bernegosiasi mengenai
hal-hal yang lebih detail lagi. Tetapi, pada saat negosiasi, Anda juga harus
melakukan perhitungan matang, agar kontraktor tidak melakukan pengurangan
spesifikasi yang akan merugikan Anda pada akhirnya.
Atur Kontrak
Buatlah kontrak setelah kesepakatan
akhir tercapai. Sekali lagi, antara hak dan kewajiban masing-masing pihak harus
detail dan jelas. Detail surat perjanjian juga jangan sampai salah, seperti
tanggal dan objek. Jangan lupa untuk sertakan cara penyelesaian masalah jika
suatu saat nanti terjadi kemungkinan terburuk.
Semoga bermanfaat !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar